Sempat pikiran melintas: Untuk apa manusia memiliki rasa khawatir?
Banyak yang bilang, "Nikmatilah hidup. Toh pada akhirnya kita semua akan lenyap ditelan bumi."
Tapi banyak detail dalam hidup yang--tak dapat dipungkiri--selalu membuat kita was-was dan takut. Kalau saya boleh menjadi contoh, saya takut nilai ujian jelek; saya khawatir penampilan kumel--pokoknya semua hal buruk seperti itu.
Padahal bila dipikir kembali, saya tidak punya alasan untuk merasakan kegalauan dalam hati. Mungkin ini semua berhubungan dengan citra baik yang ingin saya konstruksi bagi publik. (Ingin rasanya menjadi salah satu traffic-stopper itu; membuat orang berdecak kagum ketika melangkah ke dalam ruangan.)
Kenalkan, namanya EGO. Dialah yang membuat saya khawatir tiap saat.
EGO. Harus saya hajar habis-habisan dia.
No comments:
Post a Comment